Pacaran Menurut Islam/ Pedoman Mencari Jodoh.
"Kenapa sih, ngga boleh pacaran!", kalimat seperti ini acap kali
diucapkan oleh para remaja, dengan nada kesal. Zaman sekarang, remaja
pacaran, berjalan dan
mojok berduaan, memang sudah sangat biasa. Mereka terlihat dimana-mana.

Zaman saya SMP dulu, di tahun 1990 an, siswa yang pacaran bisa dihitung
dengan jari. Dan mereka "malu-malu", tidak mau terlihat oleh yang lain.
Zaman berubah. Namun, kriteria kebaikan Universal sebetulnya tidaklah
berubah.
Dari zaman nabi Adam sampai dengan zaman Rasulullah Muhammad SAW, Islam
melarang pencurian seperti juga Islam melarang orang untuk pacaran, atau
pun mendekati zina.
Mari kita kaji bersama-sama, "Mengapa pacaran dilarang?"
Allah Maha Tahu, Yang Maha Pencipta tentunya yang
paling tau apa yang terbaik buat kita. Allah menginginkan manusia
ciptaanNya hidup bahagia, sehat dan sejahtera.
"Tapi ...orang yang sedang pacaran kan bahagia, lihat aja tuh orang yang
sedang jatuh cinta, suka senyum-senyum sendiri, kelihatan senang kan?
:) he .. he..". Kaya sedang makan coklat ya? ada lirik lagu yang
bunyinya:
" Bila Cinta Sudah Melekat Tai Kucing Rasa Coklat ".... Waktu pacaran kirain coklat setelah nikah "Sialan, ngga taunya Tai Kucing". Nah lo ...

Pada waktu pacaran yang diperlihatkan yang bagus-bagus nya aja, nanti
kalau sudah nikah, baru deh kelihatah aslinya. "Ah, ternyata bau
badannya ....uasem. Waktu pacaran kok wangi ya...". " Yaaa ternyata
kere,
mobil yang dipakai waktu pacaran itu mobil pinjaman ...". "Waktu
pacaran kayanya romantiiis banget, eh ternyata aslinya galak". Pacaran
tidak menjamin kita akan tahu sifat calon suami atau istri sesorang.
Jadi gimana dong? .... Sholat Istikhoroh, minta petunjuk kepada Allah.
Walaupun
bibit, bebet, bobot
tetap harus dilihat ya. Carilah yang sepadan. Namun yang terutama
carilah yang pemahaman agamanya baik. Lalu istikhoroh, Berdoalah: "Ya
Allah,kalau memang ia baik untukku mudahkanlah, jika tidak baik untukku
jauhkanlah".
Coba perhatikan orang di sekelilingmu. Ada yang kaya raya, berkuasa,
barang serba ada tapi terlihat tidak bahagia. Kenapa? ...karena
keluarganya tidak bahagia, suami istri
nafsi nafsi sendiri-sendiri,
ikuti nafsu masing-masing. Tidak ada komunikasi, kalau ketemu berantem
melulu, atau anaknya kurang ajar dan lain sebagainya.
Sementara ada keluarga yang sederhana, tapi bahagia. Suami, istri dan
anak sering melakukan kegiatan bersama. Kita bisa lihat bahwa kebahagian
itu didapat dari keluarga. Keluarga yang
mawaddah wa rahmah.
Sekarang coba kita fikirkan, seseorang yang dari usia muda sudah
pacaran, katakanlah usia 17 tahun. Menikah usia 25 tahun. Kira-kira
sudah gonta ganti pacar berapa kali ya?
Pengaruh media, televisi, internet, bacaan dan lain-lain membuat
pergaulan menjadi bebas. Pola pacaran juga menjadi lebih "berbahaya" dan
"seronok". Jika seseorang menjadi pacar yang ke sekian kali nya, maka
tidak ada jaminan bahwa ia tidak tersentuh oleh pacarnya yang terdahulu.
Kemungkinan besar (tidak semua ya) masing-masing pasangan sudah jadi
barang bekas, sudah dipegang-pegang oleh pacar terdahulu. Naudzubillah.
Apakah seseorang rela memiliki pasangan yang demikian? dan kemungkinan
hatinya masih mencintai bekas pacarnya yang terdahulu?

Saya tau seseorang yang sedang menggugat cerai suaminya. Kenapa? Ia
masih mencintai pacar sebelumnya.... CLBK, Cinta Lama Bersemi Kembali.
Ini adalah salah satu dampak negatif dari seringnya buka FB dan reuni
dengan teman lama. Berhati-hatilah. Dalam kesempatan ini saya ingin
mengingatkan agar acara reuni bisa dibuat lebih islami. Jangan sampai
diisi dengan acara yang tidak diridhoi Allah misalnya joget dan
cipika cipiki
diantara laki2 dan perempuan yang bukan muhrim. Menurut penelitian,
tingkat perceraian semakin tinggi. Apakah ini gara-gara CLBK? mungkin
saja. Kalau sampai terjadi perceraian, maka yang jadi korban adalah
anaknya. Di negara-negara yang pergaulannya bebas, tingkat perceraian
begitu tinggi, tingkat stress juga tinggi.
Tidak ada seorang manusia pun yang sempurna. Suami atau Istri pasti
punya kekurangan. Nah, pada waktu melihat kekurangan itu terkadang
seseorang membandingkan pasangannya dengan bekas pacarnya. Lalu setan
membisikkan angan-angan "Andai kamu dulu jadinya dengan dia, pasti dia
lebih baik". Kemudian angan2 itu berkepanjangan. Apakah bahagia hidup
seperti itu?
Kalau misalkan dari usia muda pacaran dengan seseorang, ngga ganti-ganti
sampai bertahun-tahun. Gimana? ... Nah, ini ada bahaya yang lain lagi,
namanya "Sindrom Kodok Rebus"...???
Katanya sih, kalau kita mau merebus kodok, jangan langsung dimasukkan ke
dalam air panas. Pastinya ia akan loncat. Letakkan kodok itu di panci
berisi air dingin lalu dihangatkan. Sedikit demi sedikit temperatur
dinaikkan. Si kodok merasa nyaman dengan air yang mulai menghangat.
Terus dinaikkan suhunya. Kodok tidak lompat, sampai suatu saat suhu
sudah terlampau panas, ia ingin lompat tapi tidak mampu, sebagian
tubuhnya mateng. Lalu?...
is death alias tewas.

Barangsiapa yang berduaan (laki dan perempuan yang bukan muhrim). Maka
yang ketiganya adalah setan. Kebanyakan orang pacaran mungkin awalnya
ngga bermaksud zina. Namun dengan "sindrom kodok rebus", setan
mangganggu manusia sedikit demi sedikit. Awalnya mungkin cuma
berpegangan tangan lalu berlanjut, makin lama makin mendekati zina.
Sampai suatu saat terjadilah zina. Siapa yang paling dirugikan?
perempuan!! karena sampai sekarang belum ada laki2 yang bisa diperiksa
masih perjaka atau ngga. Dan belum ada laki-laki yang hamil he ..he.
Makanya para gadis, berhati-hati lah. Sekali terjadi perzinahan, maka
"nasi sudah menjadi bubur".
"Mendekati" zina saja sudah dilarang. Allah Maha Tahu, jika sudah
mendekati zina, maka setan akan sangat mudah merayu manusia untuk jatuh
ke dalam perzinahan.
Semakin sering kita dengar berita, ditemukan bayi perempuan, dibuang
atau pun dibunuh. Atau berita pembunuhan seorang perempuan, yang
ternyata sedang hamil di luar nikah. Kenapa ya?...karena ... perzinahan
bisa membawa kepada pembunuhan. Biasanya yang dibunuh adalah bayi yang
lahir di luar nikah atau diaborsi, mau pun pihak perempuan. Coba buka
deh, QS Al Isra (17:30-32) yang artinya:
"(30)Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu
karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka
dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang
besar. (31) Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (32) Dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah [membunuhnya],
melainkan dengan suatu [alasan] yang benar. Dan barangsiapa dibunuh
secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli
warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam
membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan."
Kita lihat bahwa ayat tentang zina di atas diapit oleh dua ayat
pembunuhan, pembunuhan anak dan pembunuhan jiwa. Subhanallah, hal ini
tentunya bukan kebetulan kan?

Mohon maaf kalau gambar di atas sungguh mengerikan. Tapi ini gambaran
sesungguhnya dari aborsi. Aborsi itu pembunuhan yang sangat kejam.
Jangan sekali-kali terfikir untuk aborsi, jauhilah pergaulan bebas.Di
Amerika telah terbunuh 50 juta bayi dengan cara diaborsi. Di Indonesia
2,5 juta bayi diaborsi setiap tahun. Sungguh fakta yang sangat
mengerikan.
Belum lagi kasus pembuangan bayi. Untuk menutupi rasa malu, manusia bisa
berubah menjadi teramat kejam. Naudzubillah min dzalik.
Kalau pacaran dilarang lalu bagaimana cara mengenal calon suami atau
istri? Dalam Islam ada perkenalan sebelum menikah, istilahnya
khitbah.
Hal ini dibolehkan ,jika memang sudah serius menuju ke pernikahan. Dan
dalam perkenalan ini tetap saja harus ada pihak ke tiga, agar tidak
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ada satu hal lagi yang perlu diingat. Berpacaran atau pun berzinah itu
dosa, sedangkan menikah itu dianjurkan. Mengapa? Karena hal inilah yang
membedakan manusia dengan hewan. Pernah ngga dapat undangan, " Eh,
minggu depan datang ya, kucing saya mau nikah" :)...
Free sex atau pergaulan bebas
itu adalah kehidupan yang menyerupai kehidupan hewan. Makanya ada
istilah"kumpul kebo", hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, persis kaya
kebo. Ini adalah kehidupan orang-orang yang egois. Alangkah kasihannya
anak yang dilahirkan tanpa status yang jelas. Bahkan di kehidupan
glamour
seleb dunia kadang
terdengar kabar, seorang perempuan melahirkan anak tanpa diketahui siapa
bapaknya. Kasian anak itu ya. Naudzubillah.
Ikutilah perintah Allah, insya Allah hidup bahagia dunia akhirat.
Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu berusaha memperbaiki diri
di jalanNya. Semoga Allah mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Amin.
Gambar dari: www.telagabirufan.com dan google. Jzklh khoir