Rabu, 26 November 2014

kenapa MEMBACA?



KENAPA AYAT PERTAMA DI AL-QURAN ITU PERINTAH MEMBACA?


Pernah kah didalam menungmu engkau terpikir , mengapa ketika allah menurunkan surat cintanya nan abadi berupa perintah untuk membaca? Pernah kah Ketika engkau terdiam engkau memikirkan apa asbab disuruhnya manusia membaca? Lalu mengapa membaca itu disandingkan dengan kata menulis,
Ketika membaca buku karangan fethullah gulen itu terbetik secercah cahaya kedalam alam pikiran ku, akan makna disuruhnya manusia untuk membaca.
Ketika disebut kata membaca apa yang terfikirkan oleh mu? Apakah tumpukan buku?dengan berteman kaca mata super tebal dan rasa kantung yang tak mampu ditahankan?. Kawan, membaca bukan sekedar membaca rangkaian huruf yang ada dituliskan kedalam sebuah buku, mebaca jika dipikirkan adalah sebuah kegiatan dahsyat yang mampu menggiring pikiran kita ke dermaga ilmu nan indah.
Semua entitas yang ada dimuka bumi ini sedang menulis, danmembaca. Haaa?? Are you seriuos?
yes , i’m serious!
mereka menulis, menulis rekam jejek kehidupan mereka, ketika kau melihat pohon yang dari kecil hinggalah besar, ia sedang menuliskan r iwayat hidupnya, begitu juga angin, hujan, gunung, dan semua entitas lainnya, dan kita sebagai manusia yang dibekali akal, diperkenankan untuk membaca setiap rekam jejak yang ditinggalkan mereka, hingga membawa kita pada pengetahuan yang akhir nya menghasilkan penambahan iman karena menemukan titik temu kesyumulan  agama  allah,
Bacalah rangkaian kemaha besaran allah menciptakan segalanya dengan penuh kesempurnaan,  bacalah bagaiman orbit ini senantiasa bergerak tanpa ada berbenturan satu sama yang lainnya, bacalah rangkaian susunan hujan yang begitu rapi manajemennya, bacalah bagaimana tebit dan tebenamnya matahari seperti sudah tersistem secara otomatis!
bacalah!!
bacalah!!
bacalah!!
temukan maknanya!

Ahad, 26 Oktober 2014

masalah itu indah

angan ku melayang menapaki dimensi pemikiran yang cukup dalam akan hakikat ku dihidupkan ke dunia ini, dunia yang semua komponennya berisi masalah dan tugas-tugas untuk menyeesaikan masalah itu sendiri



"HIDUP ITU MASALAH"
menurutku hidup itu masalah, mengapa? karena jika tidak diawali dengan masalah, maka akan ada aktivitas yang nantinya digunakan untuk menyelesaikan masalah.
jika dirimu merasa "mengapa ya hidupku ini penuh masalah??" saya akan katakan "helloooo...hidup memang masalah, gak usah stress ini nikmat tau??" :D ya ini nikmat karena dengan masalah kita akan menikmati indah nya memiliki otak untuk memikirkan solusi dari masalah kita, kita bisa mensyukuri memiliki tangan yang dengan nya kita bisa do something,  kita akan bahagia masih diberikan kaki untuk bisa melangkahkan kaki, berjalan bahkan berlari untuk menyelesaikan masalah.
dari masalah lah juga adanya inovasi dan penemuan. sebuah laptop tidak akan muncul ke dunia ini jika bill gates tidak punya masalah akan pekerjaan yangmemerlukan komputer/ laptop untuk meyelesaikan nya.
kita gak bakalan sekolah jika tidak punya masalah dengan ketiadaan ilmu, kita tidak akan olahraga jika kita takut bermasalah dengan penyakit,
benar ga??
nah, dari itu jangan pernah sesali masalah-masalah yang ada dihidup mu, karena masalah yang ada sebenarnya adalah salah satu cara allah menyayangi mu, Ia ingin kau tumbuh dewasa melalui proses pemecahan masalah :)

"allah takkan menguji kamu diluar kemampuan mu teman :)"

Isnin, 5 Mei 2014

Wahai wanita cantik,
Engkau yang diciptakan dengan sangat sempurna oleh Rabbmu..
Indah dengan segala kelebihanmu yang ada…
Wahai wanita cantik,
Sering kali aku melihatmu berjalan dengan baju yang sangat sederhana,
Bahan yang sederhana, dan ukuran yang sangat sangat sederhana,
Hingga bagian auratmu yang harusnya tak tampak menjadi tampak..
Wahai wanita cantik,
Cukup sering aku melihat engkau jalan di depan para lelaki denga pakaian sexy-mu,
Dan para lelaki itu menatapmu dengan sangat lekat dari ujung kakimu sampai ujung rambutmu,
Mengikuti langkahmu hingga hilang dari pandangan mereka, pandangan yg menjijikkan…
Wahai wanita cantik,
Suaramu sungguh merdu,
Mendayu-dayu layaknya putri duyung yang sedang bernyanyi,
Bening sebening sumber mata air yang mengalir…
Wahai wanita cantik…
Ketahuilah… engkau begitu berharga… terlalu berharga…
Engkau bagai intan berlian yang terpajang pada sebuah kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi..
Engkau bukan emas campuran murahan yang terpajang di etalase depan toko dan dengan seenaknya sang pembeli dapat merabamu, memegang tubuhmu dan memakaimu hanya untuk mencoba, lalu sang pembeli pergi, tak jadi membelimu dan mengembalikanmu di tempat yang sama!!
Bukan, engakau bukan itu wahai wanita cantik!!
Engkau intan berlian yang terpajang dalam kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi.. orang yang menginginkanmu tidak berhak merabamu, memegangmu tubuhmu bahkan mencoba memakainya!
Tidak, mereka terlalu kotor untuk itu… mereka harus terlebih dahulu membelimu dengan harga yang sangat mahal, setelah itu mereka akan dapat memilikimu sepenuhnya.. Engkau yang utuh, yang belum pernah di ‘coba’ orang lain sebelumnya…
Wahai wanita cantik…
Engkau sungguh indah…
Bagai bunga mawar yang ketika orang ingin mengambilnya, terlebih dahulu mereka harus merasakan duri pertahanan diri yang kau punya,
Bagai bunga edelweis yang ketika menginginkanmu, terlebih dahulu mereka harus mendaki gunung ke arah ketinggian, menantang keberanian dan cuaca yang tak bersahabat,
Engkau bukan bunga bangkai, yang terlihat begitu indah dari kejauhan dengan warna yang menyala yang membuat para serangga tertarik dengan warna indahmu, namun ketika didekati, kau busuk.. ahh…baumu saja sudah membuat orang mual, apalagi memilikimu, merekapun enggan…
Wahai wanita cantik…
Jagalah amanah keindahan yang ada pada dirimu..
Berjalan saja kau terlihat menawan, belum lagi pembawaanmu yang sangat anggun, apalagi jika kau bersuara merayu, dan menampakkan apa yang tak seharusnya tampak..
Ahh..jagalah itu semua saudariku,
Tutuplah auratmu…agar tak ada yang berkeinginan lain terhadapmu… lelaki jalanan itu tak pantas menikmati tubuhmu dengan memandangimu dengan pandangan menjijikkan itu! mereka terlalu kotor untukmu!
Jagalah kehormatanmu saudariku… lelaki manapun yang belum halal bagimu tak pantas menyentuh tubuh dan kehormatanmu, pun atas nama cinta… sungguh, cinta dan nafsu itu berbeda..
Apakah kau khawatir tidak ada yang menyayangimu dan menjagamu atas nama cinta?
Apakah kau takut tidak akan ada yang menggombal dan merayumu atas nama cinta?
Wahai saudariku, bukan lelaki yang menginginkan tubuhmu yang sesungguhnya mencintaimu..
Lihatlah.. aku disini… aku sangat sedih melihat keadaanmu sekarang… aku sedih melihat para lelaki itu menzalimimu.. diri ini serasa tercabi-cabik…
Lihatlah di sekitarmu… tak hanya aku yang menginginkan ini semua yang terbaik untukmu.. lihatlah saudara-saudara semuslim mu…
Lihatlah kami.. sungguh engkau membuat air mata kami mengalir dan mencopot kantuk dari mata-mata kami… kami disini sedang memikirkan dan berbuat sesuatu untukmu.. agar tak pernah lagi engkau dizalimi siapapun…
Lihatlah kedua orang tuamu… hh,,apakah mereka menginginkanmu menjadi seperti ini? Sungguh engkau bakai mutiara bagi keluargamu… mutiara yang mereka jaga sejak kecilmu sampai engkau beranjak dewasa… apakah dengan ini engkau membalasnya?
Jika kau masih kurang dengan ini, maka lihatlah Allah Tuhanmu, Yang Menciptakanmu, Yang tiada henti-hentinya memberi nikmat padamu padahal tak jarang kau lupa denganNya… Ia masih memberimu nikmat udara, nikmat hidup, nikmat fisik dari tubuhmu yang indah itu.. Bayangkan, jika Ia tidak menyangimu, knapa Ia tak cabut saja nikmat wajahmu yang cantik dan tubuhmu yang indah?? Tapi tidak… meskipun engkau sering kali melupakanNya, nimkatNya tetap terus mengalir…
Wahai saudariku…
Biarlah hanya satu lelaki paling beruntung yang dapat menikmati dirimu seutuhnya, yakni suamimu kelak… ketika ikatan antara kalian halal dan berbuah ridhoNya… ketika suara mendayumu bukan lagi dosa tapi pahala… hanya dia yang pantas, saudariku…
Wahai saudariku,
Sungguh tidak ada alasan lain yang membuat aku melakukan ini selain cintaku yang begitu tinggi kepadamu…
Cintaku yang membuncah yang membuat aku memikirkanmu hingga kata-kata ini kugoreskan…
Cintaku yang menangis ketika melihat keadaanmu yang terzalimi oleh mode dan perbudakan hawa nafsu…
Cintaku yang akan tersenyum jika engkau berniat kembali ke jalanNya… Mari berjalam bersamaku, saudariku… temani aku dalam perjalanan indah yang tak singkat ini, menuju kepadaNya…
Wallahu’alam.